Rekan Sepanggilan, Menulislah!

Pengunjung yang terhormat, para saksi Kristus & para pelayan Tuhan, ini adalah blog mutiara DOA, SAAT TEDUH dan MEDITASI Kristen (kecuali sisipan-sisipan khususnya). Sebuah Kedai Doa, Warung SaTe, atau Kantin Yoga, terserah Anda menyebutnya. Kalo saya, ini Cafe Shalom:-) Lebih dari itu, blog ini adalah ajakan untuk menulis. Tulislah apa saja, selembar sehari, di diary atau jurnal pribadi. Don't worry, bahan-bahannya akan Tuhan kirim tiap hari, lewat berbagai macam situasi, Anda hanya tinggal mencatatnya dengan setia & sepenuh hati. Apapun genre-nya, semua bentuk tulisan itu bagus. Semua memastikan agar kita tak mudah lupa berkat dan pesan-Nya untuk jangka waktu sangat lama. Dan sudah barang tentu, tulisan Anda bisa jadi berkat buat sesama, asupan sehat bagi keluarga besar gereja-Nya. Selamat mencoba. Mulailah hari ini!

Kamis, 25 Desember 2014

NIKAH & NATAL

Haru & bahagia
Khidmat bertabur lucu & tawa
Dibekal Kotbah & doa berkat Gembala
Mata berkaca-kaca, janji terbata-bata
Sahabat kerabat limpah, hidangan ruah
Smua berdandan & ramah, sedap di hati & di mata

Itu moment luar biasa, tiap detiknya
Pantas semua harus terekam kamera...
Karena moment seperti itu takkan lama
Karena hari-hari selanjutnya adalah hari-hari biasa
Hidangan secukupnya, sering itu-itu saja
Tepuk tangan & doa sahabat-kerabat tak selalu ada
Kebanyakan berdua saja, bahkan di kala duka

Di situlah komitmen & janji kudus perlu diulang scara berkala
Kali ini tdk terbata-bata, tanpa berkaca-kaca
Kali ini tidak di depan jemaat
Kali ini tidak direkam kamera
Kali ini tdk dlm suasana pesta
Melainkan dalam rutinitas, bahkan saat hati terluka

Di situlah teruji kesejatian cinta, disaksikan penghuni sorga,
direkam oleh 'kamera' Sang Sumber Cinta...

Btw, asal tahu saja,
ini bukan hanya tentang 3 pasang pengantin yang bulan ini nikah di gereja saya...
Ini juga ttg pernikahan kita & Kristus. Juga tentang...
pernikahan bumi & sorga!
Yg terjadi saat Yang Ilahi itu terlahir insani,
saat Roh Yang Suci & Tak Terbatas itu menjadi daging,
diam di antara cela & najis kita.

Maka sesungguhnya nikah & natal itu pesankan yang sama:
Mari bersuka di pemberkatan & pesta, nikmati ritual & kemeriahannya, lalu...
Lanjutkan dg KETEKUNAN & KESETIAAN dalam rutinitas kesehariannya, 

minggu demi minggunya
SETIA berbagi cintaNYA di dalam & keluar sana bagikan cintaNYA
TEKUN beribadah, bersaksi & bermisi
hadirkan kehendakNYA di BUMI sperti di SORGA
TEKUN ditransformasi SORGA & mentransformasi DUNIA
Di dalam & mlalui hidup rumah [tangga] kita bersama, 
Gereja yang Am tercinta!

WISHING YOU ALL A MERRY BLESSED CHRISTMAS 2014!

Sabtu, 08 Februari 2014

Lara dan Asa Para Pendosa

Saudara seiman menjauh, aibmu jadi bahan seloroh
Tiada hari tanpa tatap mata dan seringai cemooh
Labelmu: makhluk ceroboh, tak senonoh, batu sotoh
Sesal dan malumu heboh, duniamu serasa roboh.

So, kamu pendosa besar, kawan?
Selamat, kamu calon Pengasih besar!
Kesaksianmu masih bisa menjulang kokoh.
Ijinkan hidupmu kembali dipimpin Roh! 

Lukas 7:41-43 
"Ada dua orang yang berhutang kepada seorang pelepas uang. Yang seorang berhutang lima ratus dinar, yang lain lima puluh. Karena mereka tidak sanggup membayar, maka ia menghapuskan hutang kedua orang itu. Siapakah di antara mereka yang akan terlebih mengasihi dia?" Jawab Simon: "Aku kira dia yang paling banyak dihapuskan hutangnya." Kata Yesus kepadanya: "Betul pendapatmu itu." 

Malang, Juni 2011

Rabu, 25 September 2013

Injil Bagi Para Pemodal Kecil

Gideon mau berangkat bersama berpuluh ribuan,
Tuhan ijinkan ia maju hanya bersama ratusan.
Hasilnya? Gideon menuai kemenangan besar!
Wow, pelajaran ini haram untuk dilewatkan, kawan!

Merasa kurang pengalaman saat terima penugasan?
Kesehatan terasa labil saat awali kepanitiaan?
Modal minim saat bisnis mulai menggarap peluang?
Miskin dukungan kala sebuah visi siap dikerjakan?

Ya, itu semua batu besar, bebani langkah awal.
Kemampuan tak proporsional dibanding tantangan.
Aku paham bila hati jadi gamang, penuh gentar.
Tapi jangan surut tekad, mundur itu pantangan.

Mengapa harus demikian? Ada banyak alasan, kawan:
Karena kalkulasi obyektif kita tetaplah penuh keterbatasan;
Karena hikmat kita tak sempurna, ciri-khas makhluk ciptaan;
Karena yang tak realistis itu justru kerap jadi prosedur Tuhan,
tiap kali realitas sorgawi dibumikan, diwujud-nyatakan.

So? Awal sedikit atau banyak itu bukan soal, kawan.
Bahkan sesungguhnya modal besar itupun beresiko besar:
mudah pongahkan hati, Si Aku mudah menuntut dibanggakan.

Maka, trust me, terus majulah, kawan, bersama-Nya.
Niscaya karyamu berbuah puas dan syukur yang maksimal,
dan peran Tuhan ‘kan nampak gamblang, terang benderang,
tak beri peluang untuk kita mencuri kemuliaan.

Hakim-Hakim 7:2
Berfirmanlah TUHAN kepada Gideon: "Terlalu banyak rakyat yang bersama-sama dengan engkau itu dari pada yang Kuhendaki untuk menyerahkan orang Midian ke dalam tangan mereka, jangan-jangan orang Israel memegah-megahkan diri terhadap Aku, sambil berkata: Tanganku sendirilah yang menyelamatkan aku.

Makassar, 24 Sept 13

Flash insight saat Doa Pagi ini; teringat pula sharing 2 majelisku yg memulai bisnis bermodal keberanian dan kepasrahan